BIASANYA kita menempatkan kolam di luar rumah. Kalaupun diletakkan di ruang dalam, biasanya ada di belakang atau samping rumah. 

Pernah mencoba meletakkannya di tengah rumah? Kolam di tengah rumah bisa menjadi pengganti ruang transisi. 

Lihat saja kolam pada foto ini. Selain berfungsi sebagai penyejuk ruangan, kolam juga menjadi pemisah antara ruang tamu dan ruang makan. 

Di sini, kolam membentang dari bagian pinggir dinding kiri hingga dinding kanan. Luasnya hampir 15 meter persegi. Kedalaman kolam hanya 40 cm, sengaja dibuat dangkal dengan alasan keamanan, terutama agar anak kecil terhindar dari bencana tenggelam. 

Untuk menimbulkan suara gemericik yang menyegarkan, ditambahkanlah pancuran air dan air terjun. Karena airnya sangat jernih, Anda pun bisa melihat dasar kolam. 

Di bagian atas kolam terdapat jembatan yang terbuat dari kayu kamper berlapis sungkai. Jembatan berukuran 200 cm x 100 cm ini berfungsi sebagai sarana penyeberangan dari ruang tamu ke ruang makan dan dapur. Berfungsi pula sebagai area transisi menuju lantai atas. 

Tak perlu khawatir rumah menjadi lembab. Ada cara mengatasinya kok. Cukup buat void tepat di atas kolam. Buat voidvertikal ke atas hingga ke bagian atap. Atapnya bisa transparan agar cahaya masuk ke dalam ruang sekitar kolam. Tempatkan lubang angin secukupnya pada celah atap di ujung void. Dengan demikian, udara dapat bersirkulasi dengan baik sehingga rumah pun sejuk bebas lembab.

Lokasi: Rumah Subianto, Kembangan, Jakarta Barat.

Idea/Anissa

sumber : http://kompas.com/read/xml/2008/09/11/11570587/rumah.sejuk.dengan.kolam.di.tengah.ruang